Cara Lapor SPT Masa PPN Lewat Klikpajak!

Klikpajak by Mekari merupakan salah satu aplikasi yang memudahkan untuk pelaporan SPT tahunan secara online. Lagi lewat aplikasi e-faktur versi 3.0 yang memungkinkan anda untuk lapor SPT masa PPN. Seluruh kecanggihan ini berkat adanya fitur pre-populated atau pengisian otomatis.

Menariknya Anda bisa langsung melakukan pelaporan SPT PPN langsung di aplikasi pada DJP online. Namun sebelumnya, pahami terlebih dahulu apa itu  SPT Masa PPN dan e-faktur 3.0.

Apa Itu SPT Masa PPN

SPT Masa PPN sebuah form yang digunakan oleh wajib pajak untuk melaporkan pajak pertambahan nilai atau pajak penjualan barang mewah yang terutang. Fungsi melakukan lapor SPT masa PPN adalah untuk melaporkan pembayaran atau pelunasan pajak dan juga bisa digunakan untuk melaporkan harta dan kewajiban serta penyetoran pajak dari pemotong atau pemungut.

SPT masa PPN ini harus dilaporkan setiap bulan meski tidak ada perubahan neraca atau nilai rupiah pada masa pajak terkait. Jatuh tempo dari pelaporan biasanya pada hari terakhir setiap bulan yaitu tanggal 30 atau tanggal 31. Namun ada pula kondisi tertentu di mana jatuh tempo bukanlah pada akhir bulan namun setelah akhir masa pajak yang bersangkutan.

e-Faktur 3.0

Merupakan sistem aplikasi DJP online untuk pembuatan faktur lapor pajak dengan fitur otomasi sehingga Anda tidak perlu menginputkan data pajak masukan secara manual. Selain itu, terdapat fitur untuk melakukan penyampaian SPT masa PPN lewat aplikasi e-faktur ini.

Anda akan lebih mudah untuk pelaporan SPT masa PPN karena tidak perlu menggunakan e-filing hanya mengandalkan e-faktur 3.0. Anda bisa posting SPT pada aplikasi e-faktur terbaru ini dan langsung melakukan pelaporan CSV lewat e-filing. Kemudian Anda tinggal lihat laporan PKP lewat SPT PPN yang sudah tersedia dan tinggal konfirmasi serta melanjutkan proses penyampaian SPT sampai selesai.

Cara Pelaporan SPT Masa PPN

Untuk Anda yang ingin melakukan lapor PPN lewat e-faktur 3.0, perlu adanya proses validasi terlebih dahulu. Seperti berikut ini.

  • Yang pertama Anda harus cek wajib pajak apakah masih aktif terlebih untuk TKP pada masa pajak yang dilaporkan.
  • Setelah itu Anda cek pemeriksaan dan cek SPT apakah sudah pernah dilaporkan atau belum. Jika SPT pembetulan maka SPT normal harus sudah ada.
  • Cek SPT lebih bayar tidak dilaporkan lebih dari 3 tahun dan kondisi lainnya.
  • Masuk ke proses pelaporan SPT masa PPN dengan mengunjungi aplikasi e-faktur dari DJP di e-faktur.pajak.go.id.
  • Setelah itu Anda akan masuk ke sistem untuk membuat SPT induk, Lampiran A1, A2, B1, B3, AB.
  • Kemudian Anda bisa membuka SPT induk, Lampiran A1, A2, B1, B3, AB.
  • Pastikan bahwa SPT masa PPN sudah sesuai dan sudah melengkapi SPT. Jika belum sesuai maka bisa membetulkan data yang sesuai.
  • Kemudian klik “YA”.
  • Jika ada SPT kurang bayar maka anda harus melakukan pengisian NTPN yang jumlahnya sesuai dengan kurang bayar.
  • Kalau sudah sesuai maka anda bisa klik “YA”. Dan anda bisa memberitahukan status SPT adalah SIAP LAPOR.
  • Pada tahap selanjutnya PKP akan melakukan pelaporan SPT dan sistem akan memfasilitasi laporan SPT.
  • Sistem akan menerbitkan tanda terima dan pelaporan SPT masa PPN anda sudah selesai dilakukan.

Cara lapor SPT Masa PPN lewat Klikpajak by Mekari tentu saja cukup mudah apalagi jika anda menggunakan aplikasi e-faktur versi 3.0. Perlu diketahui bahwa aplikasi Klikpajak ini merupakan aplikasi yang bisa diakses secara gratis tanpa perlu adanya instalasi. Tinggal buka klikpajak.id di browser maka langsung bisa akses kegiatan perpajakan.

Mulai dari pelaporan, pembayaran dan pengambilan bukti bayar pajak tentu saja adanya pengarsipan kegiatan perpajakan Anda yang bisa diunduh kapan saja. Selain gratis, nanti juga bisa berlangganan Klikpajak dengan biaya yang terjangkau dan terdapat dua paket. Yaitu dengan paket Pro yang biayanya 500 ribu per bulan dan paket Enterprise yaitu satu juta perbulan tinggal sesuaikan dengan kebutuhan anda. Informasi lebih lengkap Anda bisa ke klikpajak.id.